Cara Ampuh Menghadapi Orang Yang Tidak Sabaran Belum ada peringkat.

By | 23 Agustus 2019


Seputarinfomenarik.com – Cara Ampuh Menghadapi Orang Yang Tidak Sabaran, Pasti kita atau kalian disini ada yang punya teman/kerabat yang orangnya itu nggak sabaran banget kan wkwkw,  Berdekatan dengan orang yang tidak sabar tentu bisa membuat kita merasa seolah berjalan di padang ranjau, kita terus-terusan merasa takut akan membuatnya meledak. Apalagi, orang yang kesabarannya tipis biasanya memancing kita untuk kehilangan kesabaran juga. Nah, kali ini admin bakal memberikan sedikit tips perilaku kita dalam menghadapi orang/teman yang tidak sabaran. 



1. Gunakan pernyataan ‘aku’ ketika kalian berbicara dengan orang yang tidak sabar.
Untuk meringankan ketidaksabarannya, perhatikan bahasa kalian. kalian harus menjelaskan pengaruh ketidaksabarannya dengan tujuan untuk menemukan solusi dan tidak hanya menimbulkan masalah atau menyalahkan dia. Ini bukan saatnya bertengkar, tetapi membangun hubungan yang saling mendukung dan membicarakan apa yang sesungguhnya terjadi. Gunakan pernyataan ‘aku’ untuk mengekspresikan perasaan kalian tanpa menyalahkan pihak lain.

Pastikan kalian mengomentari bahwa masalahnya adalah perilaku, bukan orangnya. 
Karena kalian mengenal dia dengan baik, kalian perlu berfokus pada perilaku jangka pendek sambil tetap mempertahankan sisi positif hubungan sehari-hari, Jangan memancing perdebatan, sebaliknya selesaikan masalah di depan mata dan kemudian melupakannya.


2. Tanyakan bagaimana kalian dapat membantunya.
Daripada memancing masalah yang lebih besar dari orang yang tidak sabar, menawarkan bantuan dengan tulus akan memberinya kesempatan untuk didengar. 
Ini menyampaikan bahwa kalian terbuka untuk bicara dan bahwa kalian bersedia mencari cara untuk mengatasi apa yang dibutuhkan, Walaupun kalian tidak bisa memberi apa yang diinginkannya saat itu juga, jangka waktu atau kabar biasanya dapat menenangkan ketidaknyamanannya untuk sementara.


3. Lindungi diri dari kemarahan kalian sendiri.
Kadang, ketidaksabaran seseorang dapat memicu kemarahan dari diri kalian, Sadari bahwa respons marah karena kemarahan atau kejengkelan orang lain hanya akan memperburuk masalah, Cobalah salah satu strategi berikut untuk mengurangi kemarahan kalian sebelum situasi menjadi tidak terkendali, Mintalah waktu untuk istirahat, Sisihkan waktu untuk menata pikiran dan menenangkan diri, Telepon seorang teman atau jalan-jalan sebentar. Kemudian, kembalilah untuk menghadapi lagi masalah itu setelah kalian lebih tenang.
Carilah penengah, Sebagian orang memang sulit disenangkan, Carilah superior atau orang lain yang dapat menengahi diskusi antara kalian dan orang yang tidak sabar ini. Langkah tersebut akan menghindarkan kalian dari stres. Orang yang tidak memihak dapat membantu menyelesaikan masalah tanpa terlibat secara emosional.


4. Abaikan perilaku tidak sabarnya itu dan lanjutkan apa pun yang kalian lakukan.
Ada beberapa orang yang memang sudah dari kodratnya memang tidak sabar. Ketidaksabaran itu adalah bagian diri mereka. Jika kalian mengenal orang yang kesabarannya terbatas, mungkin tidak banyak yang dapat kalian lakukan selain mengabaikannya. 
Mengetahui bahwa atasan, rekan kerja, atau bahkan teman cenderung agak tidak sabar secara umum membantu kalian memahami bahwa kalian semestinya tidak memasukkan ke dalam hati.
Mengabaikan adalah pendekatan tepat untuk orang yang tidak sering kalian temui atau hanya dikenal sekilas. Jika kalian tidak ada hubungan yang terlibat, memfokuskan banyak waktu pada perilakunya mungkin akan membuang-buang waktu saja.


5. Hindari mengatakan ‘santai saja’ atau ‘tenanglah’.
Ketidaksabaran/marahan bisa jadi merupakan tanda masalah lain, jadi jangan membuat komentar yang mengecilkan apa yang sesungguhnya terjadi. Orang yang tidak sabar mungkin sebenarnya sedang stres, merasa terisolasi, bereaksi terhadap penundaan yang tidak diharapkan atau memendam perasaan lain. Mengecilkan perasaannya dengan ‘santai saja’ atau ‘tenanglah’ dapat memicu reaksi yang lebih besar.

Berfokuslah pada kata-kata yang mengakui perilakunya (Si pemarah ini) dan jangan mencoba mengecilkan reaksinya. Misalnya, jika dia tampak marah karena harus menungggu, kalian bisa mengatakan, ‘Kamu sepertinya marah (atau stres, lelah, jengkel, dsb.), apa yang bisa kubantu’ Ini akan memulai percakapan dan menghindari konflik lebih lanjut.


Nah silahkan di share ke temen-temen kalian atau ke sosial media kalian 😀

Bantu kasih nilai artikel ini ya 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *